You are here:--JELAJAH BORNEO SUPERMOTO OWNER GROUP KALSEL KE KALTIM PULANG PERGI

JELAJAH BORNEO SUPERMOTO OWNER GROUP KALSEL KE KALTIM PULANG PERGI

jb1

Perjalanan menjelajah Kalimantan sudah lama diinginkan para Anggota SMOG ( Supermoto Owner Group ) untuk menjelajah Pulau Kalimantan. Para SMOGER memiliki semangat untuk menjelajah ketempat tempat yang belum pernah dijalani terutama diwilayah Nusantara yang tercinta ini, karena banyaknya tempat indah dan tersembunyi yang belum pernah kita lihat atau ekspos di bumi Nusantara yang tercinta ini

jb2

Kebetulan diminggu ke empat di bulan Mei 2014 ada 2 hari libur yang berada diminggu terakhir yang memberi kesempatan anggota SMOGER untuk dapat mengambil cuti 3 hari, tetapi bisa menikmati libur satu minggu yang digunakan untuk menjelajah Kalimantan

jb3

Motor Supermoto yang berjumlah 10 buah dikirim lewat container dari pelabuhan Tanjung Priok ke Banjarmasin, yang memerlukan waktu sekitar 4 hari , sehingga diminggu ketiga pada hari sabtu tgl24 Mei 2014 motor telah sampai  diBanjarmasin, sehingga masih ada waktu 3 hari untuk melakukan persiapan perjalanan dari Banjarmasin / Kalimantan Selatan menuju Sangata/Kalimantan Timur ditempuh pergi pulang selama 5 hari yang menempuh jarak 1800 km.

Para peserta berdatangan ke Banjarmasin dihari senin mulai siang hari sampai ada yang tiba jam 24.00 di Banjarmasin dengan berbagai kendala yang harus dilalui. Tetapi semangat untuk menjelajah para SMOGER yang menjadikan berbagai halangan bisa diatasi untuk melakukan turing penjelajahan di Pulau Kalimantan.

Hari selasa 27 Mei 2014 jam 07.00 perjalanan dimulai dari Hotel Ario Barito, sebanyak 10 motor, terdiri dari KTM SMC 690 R ada 2 unit, Husaberg FE 450, Suzuki DRZ 400, Honda CRF 250 ada 3 unit dan Kawasaki 250 Supermoto ada 3 unit. Setelah mengisi bensin di SPPBU dekat hotel, langsung menuju arah Banjar Baru dengan keadaan lalu lintas yang padat, berbarengan dengan berangkatnya pegawai kekantor tempat kerja. Rombongan baru berjalan 9km ada kecelakaan ringan dimana, saat menyalip ditempat yang ramai saling bersenggolan, sehingga perlu istirahat sebentar, karena tidak ada kerusakan yang parah.

jb4

Setengah jam kemudian setelah Banjar baru motor bisa dipacu cukup kencang, sehingga rombongan biasa terpecah pecah , masing masing menikmati perjalanan menuju Kota Barabai yang berjarak sekitar 190 km.

jb5

Setelah Barabai kita menuju pertigaan Arah Tanah Grogot yang berjarak sekitar 200 km, dimana jalanan yang lurus lurus, kemudian mendekati tanah Grogot baru berkelok kelok disertai hujan, panas serta kadang kadang dijumpai jalan jelek, adalah kombinasi jalan yang cocok untuk dijelajahi oleh motor Supermoto. Sekitar jam 16.00 kita sudah sampai dipertigaan Barabai.

jb6

Selanjutnya setelah menambah bensin Premium eceran yang dibeli dipinggir jalan, rombongan meneruskan menuju penyeberangan Ferry Penajam ke Balikpapan sekitar 100 km sehingga masuk Ferry sekitar pukul 19.00. selama perjalanan didalam Ferry selama sekitar 1,5 jam sempat untuk beristirahat dan setelah keluar dari Ferry menuju Hotel Ibis cukup jauh perjalanannya karena sempat tersasar juga sehingga sampai hotel cukup kelelahan juga

jb7

Kumpulan motor Supermoto yang berada didalam Ferry penyeberangan menuju Kota Balikpapan

jb8

Pemberhentian sementara sekitar 20 Km, sebelum penyeberangan Ferry karena rombongan tercecer dimana bila kita melakukan turing, perjalanan menjadi beberapa kelompok kecil yang berkendara dengan masing masing tipe dan gayanya untuk menikmati kemampuan motor Supermotonya, seperti yang diinginkan dan kadang dicoba juga kemampuan maksimalnya. Sehingga kita mengetahui kemampuan dari ban, suspesi, mesin dsbnya sebagai persiapan untuk perbaikan atau modifikasi sesuai keinginan masing masing Owner Supermoto untuk mempunyai motor yang tangguh untuk melakukan perjalanan jauh dengan segala medan yang ada di Bumi Nusantara ini.

Setelah beristirahat semalam besok paginya didahului dengan sarapan pagi, para peserta siap menuju Samarinda yang berjarak sekitar 140 km dari Hotel Ibis
jb9
Perjalanan menuju Samarinda cukup mengasikan untuk menjelajah dengan kecepatan tinggi sampai 160 km/jam. Ditengah perjalanan rombongan beristirahat dibukit Suharto untuk menunggu berkumpul dan berfoto bersama sebelum meneruskan perjalanan ke Samarinda yang sudah ditunggu teman teman Kracker Tenggarong dan Samarinda. Sebelum sampai di Samarinda, rombongan sempat berfoto di Masjid Cheng Ho
jb11
Akhirnya sekitar jam 11.00 bersama teman teman menuju Kota Samarinda dan makan dirumah Makan Patin SEDERHANA, rumah makan Patin Khas Samarinda yang banyak dicari penggemar kuliner.
Sekitar jam 13.00, rombongan terpecah dua, satu rombongan tinggal di Samarinda, dan satu rombongan lagi yang terdiri dari 4 motor : 1KTM, 1 Kawasaki dan 2 CRF menuju Sanggata yang berjarak 166km. Karena ada tujuan khusus yaitu mengantar motor Honda CRF yang dimiliki oleh seseorang yang tinggal di Sangata dan target SMOGER perjalanan turing adalah Kota Sangata . Tujuan kita menjelajah telah sampai di Sangata, setelah istirahat dan minum 45 menit kemudian, kita sudah menuju balik ke Samarinda. Merupakan perjalanan sore, mahgrib dan malam yang cukup menantang karena selain gelap, banyak jalan jelek dan truk truk besar yang berlalu lalang dengan cahaya lampu dari depan yang cukup menyilaukan serta stamina yang sudah menurun.
jb12 jb14 jb13

Rasanya menunggang motor, sampai pantat terasa panas sekali, sehingga berhenti beberapa kali. Yang tercepat sdr Doni, jam 9 malam sudah sampai Samarinda dan meneruskan perjalanan ke Balikpapan, sedang sisanya sampai di Samarinda jam 22.30 langsung istirahat di Hotel ditemani anak anak Kracker Samarinda.

Rombongn yang tinggal di Samarinda yang tidak ikut ke Sangata, kembali ke Balikpapan sekitar jam 20.00. Sewaktu melewati Bukit Suhartao didaerah salah satu jalan tanjakan yang BLANK SPOT sewaktu Mario akan menyalip dgn DRZ 400nya, ternyata jalan dimakan oleh mobil dari depan, sehingga dia harus menghindar dan jatuh dirumput disusul Bagus dengan Husaberg FE 450 yang berada dekat dibelakangnya juga ikut menghindar dan jatuh, tetapi tidak parah. Kejadian ini menjadi pelajaran kita semua, bahwa dijalan semuanya bisa terjadi, sehingga kewaspadaan dan keahlian/jam terbang yang lama melakukan turing yang bisa menghindarkan kita dari kecelakaan yang parah atau fatal
jb15

Hari Jum’at pagi, rombongan yang tinggal di Samarinda sudah menyusul ke Balikpapan dan bisa bergabung untuk sholat Jum’at bersama. Setelah Sholat jum’at diputuskan ada rombongan yang balik ke Jakarta dgn mengirim motor dari Balikpapan dan ada 2 orang yang meneruskan perjalan ke Tanah Grogot yang berjarak sekitar 150 km dari Hotel. Setelah makan siang rombongan menuju Tanah Grogot dengan menyeberang lewat Ferry akhirnya 2 orang terdiri Pak Sis dengan KTM dan Eko dengan Kawasaki sampai di Tanah Grogot tepat pukul 19.00 dimana perjalanan menjelang Maghrib sampai Isya, membawa pengalaman perjalanan suatu suasana tersendiri sewaktu melewati perkebunan sawit didaerah Pulau Kalimantan.

Setelah sarapan pagi dengan bubur di Hotel Tanah Grogot, kita sempat berfoto di Taman MAWAR diTanah Grogot.
jb16
Kita memulai perjalanan sekitar 60 km keluar kota jalannya banyak dihadang jalan jelek sehingga hampir dikatakan baru mau masuk gigi 3 harus turun ke gigi 1 lagi. Setelah ini jalan semakin baik sehingga bisa mengembangkan kecepatan. Sebelum memasuki Tanah Bumbu, Batu Licin, kita dihadang oleh hujan deras yang bergati ganti hujan kemudian terang, dilanjut hujan lagi, diikuti terang yang cukup menyulitkan kami, karena waktunya berjarak tidak terlalu lama. Kita sempat mengisi pertamax di SPPBU didepan Masjid At-Taqwa di Batilicin, Kabupaten Tanah Bumbu.
jb17
jb18
Sewaktu melewati pegunungan Meratus yang indah pemandangannya, dimana kami berdua sempat berfoto sebagai kenang kenangan telah melewati Pegunungan Meratus dengan meminta tolong pengendara motor lain yang kita minta berhenti untuk menolong kita bisa berfoto berdua. Perjalanan diteruskan dan kita memasuki Kota Pelaihari sekitar jam 18.00 dimana banyak truk antre dengan jalan yang sempit sehingga banyak terjadi kemacetan menuju kota Banjarmasin. Tepat pukul 19.00 kita rombongan berdua finish dikota Banjarmasin dan menginap kembali di Hotel Ario Bimo, dan pada odometer motor menunjukan jarak tempuh 1800 Km, suatu jarak yang cukup menantang untuk melakukan turing dalam 5 hari perjalanan.
jb19
Sebagai kenang kenangan, esok subuh kita menuju Pasar Terapung sebagai Pasar Terapung Khas Banjarmasin dan diakhiri dengan makan Soto Banjar dipinggir sungai, adalah sesuatu kenangan yang indah dalam menjelajah sebagian Pulau Borneo, dan masih menyisakan banyak tempat di Pulau Borneo untuk menjadi target tujuan penjelajahan dengan supermoto diwaktu yang akan datang.
By | 2017-04-27T04:06:38+00:00 October 5th, 2014|Categories: smog-news|Tags: , |0 Comments

About the Author:

Leave A Comment