You are here:--Dakwah Supermoto

Dakwah Supermoto

DS_1

Dakwah adalah kegiatan yang bersifat mengajak dan memanggil orang untuk taat kepada Allah SWT. Dalam bahasa Arab kata dakwah berarti : ajakan, seruan atau panggilan

Dakwah serupa yang digagas Pak Sis untuk mengajak para penunggang supermoto agar bersikap cerdas terhadap motornya. Ternyata ajakan tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak, seperti ;  Kracker, Supermoto Indonesia, Badak Kulon Supermoto, Indoc, Bandung Supermoto, El-Rhino maupun pribadi-pribadi yang tidak tergabung dengan komunitas, atau biasa disebut Privatter.

Yang namanya dakwah tentunya juga ada yang menyikapi dengan negative karena berbagai alasan. Namun disitulah seninya, karena dakwah adalah perjuangan untuk menyadarkan kembali ke jalan yang benar. Kesabaran, kebesaran hati, keteguhan dan kedewasaan menjadi syarat utama para pendakwah, tidak terkecuali bagi para pendakwah supermoto.

Apapun itu, sejarah sudah mencatat kepedulian sekelompok orang yang dengan dukungan banyak pihak berhasil mengajak para penunggang supermoto untuk menjadi cerdas terhadap tunggangannya. Dan untuk itu Supermoto Owner Group mengucapkan terima kasih setulusnya kepada : Panitia, volunteer, komunitas, media maupun privatters, serta pihak-pihak yang tulus membantu sehingga kegiatan ini berhasil dilaksanakan.

PAGI KEMENANGAN

DS_2

Setelah tiga minggu merencanakan dan mempersiapkan semuanya, pagi ini akan ditentukan apakah usaha yang dilandasi ketulusan ini akan berhasil atau berantakan. Sebenarnya perasaan was-was mulai luntur karena menjelang tengah malam datang bantuan dari Kracker-Balakaciprut dan mbak Riri-Rere yang langsung membantu mempersiapkan motor-motor yang esok akan dipakai untuk test-ride. Juga kesediaan Kang Asep yang selama ini dikenal sebagai mekanik trail untuk memenuhi panggilan darurat karena ternyata ada motor yang kedapatan rusak.

Menjelang Subuh, perasaan was-was makin tersapu dengan kedatangan team Badak Kulon Supermoto. Apalagi belum lagi matahari terbit senior-senior Kracker yaitu Ogie Sutrisno dan Blinky-Bill datang dengan mengajak si sexy Vania untuk memompa semangat panitia yang masih kedinginan. Tampaknya pagi buta dengan mendung yang mengantung  dilangit, dan udara yang basah sudah tidak mampu menjegal kekuatiran kami. Tidak lama kemudian raungan knalpot belasan supermoto benar-benar merobek sepanjang Arteri Pondok Indah saat dihela  menuju lokasi dakwah yang berjarak dua kilometer.

PANGGILAN DARI QUANTUM

DS_3

Kesibukan yang sama terjadi di jalan Haji Nawi yang dijadikan lokasi dakwah. Pak Sis ternyata sudah mengerahkan ibu-ibu Dharma Wanita yang dibantu team KTM dibawah komando kang Alex Samosir yang tergabung di Supermoto Indonesia Chapter Bandung. Saat ibu-ibu menyiapkan sarapan, meja tamu dan koordinasi acara. Maka bapak-bapak sibuk menata ruangan, menata kursi, memasang backdrop dan spanduk.

Kedatangan belasan supermoto yang dihela anak-anak dari  Badak Kulon Supermoto, Balakaciprut dan privatters benar-benar membuat perasaan was-was menguap tidak berbekas. Apalagi kedatangan ‘Habib’ Rio Sujak yang ditahun 2006 ikut membidani lahirnya Supermoto Indonesia (SMI), yang membawa jamaah supermotonya benar-benar memompa semangat segenap panitia.

Setelah beramah tamah, acara selanjutnya adalah sarapan. Saat itu tamu-tamu mulai berdatangan ; Indoc, Bandung Supermotard, Kracker, Prides, Kawasaki Motor Indonesia, El Rhino, Hobby Motor, media, dan entah siapa lagi. Terima kasih, karena sekarang perasaan wasa-was benar-benar sudah berganti menjadi semangat dan kelegaan. Ternyata ajakan berbuat kebaikan telah mendapatkan jawaban yang tegas!.

.. DAN JAMAN JAHILIYAH PUN LEWAT SUDAH!

DS_4

‘Habib’ Rio Sujak langsung membuka dakwah dengan tausiah-nya yang mengingatkan tentang bagaimana perjuangan komunitas supermoto saat motor ini dikenal di negeri ini. Hikayat supermoto berawal dari para penunggang trail Hyosung RX125, yang karena kesamaan minat akhirnya berkumpul untuk berdiskusi dan bersenang-senang bersama. Namun berbeda dengan CAOS yang dideklarasikan pak Bowo di tahun 2005 yang kemudian dibesarkan namanya oleh Lerry, dimana komunitas ini lebih berlatar belakang komunitas Bengkel. Sedangkan SMI benar-benar komunitas yang awalnya didirikan oleh penunggang-penunggang yang berlatar belakang beragam dan berkumpul di sebuah café yang berlokasi dekat dengan Taman Makam Pahlawan Kalibata.

Setelah jamaah dibukakan hatinya tentang sejarah komunitas supermoto di negeri ini, giliran murtader Arnaud Decamp yang pindah dari Perancis dan menjadi ‘mualaf’ di Indonesia sejak 4 tahun ini. Langsung mengisahkan hikayat supermoto yang kelahirannya di Eropa dilatarbelakangi oleh ketidak sengajaan. Kondisi cuaca disana membuat di musim dingin motor-motor trail lumpuh karena salju yang tebal. Beberapa pembalap motorcross yang pernah ikut balapan-campuran di Amerika yang dikenal sebagai SUPERBIKERS mendapat gagasan untuk menganti ban offroad motor mereka dengan ban onroad motor balap. Sekarang mereka bisa bermain-main motorcross yang sudah murtad menjadi “SUPERMOTARD’ (Inggris = supermoto) di jalan-raya atau halaman mall atau parkiran di kota-kota Prancis. Yang nantinya menjadi cikal-bakal kompetisi supermoto di seluruh dunia.

Sekarang giliran ‘Kyai’ Sis memberikan siraman-rohani nya.  Gelar kyai-nya entah mulai kapan disandang, yang pasti beliau sudah mendapatkan hadiah Yamaha DT100 di tahun 1975 saat berumur 17 tahun dikelas 2 SMA, dan pada waktu menjadi mahasiswa FE di Undip, Semarang di tahun 1980 mendapat motor pengganti Binter KE125 yang pada saat itu menjadi motor idaman anak muda. Kemudian saat bertugas di Kalimantan tahun 1997 yang jalannya masih primitive saat itu motor ikut diajak menyusuri wilayah Kalimantan Timur selama 3 tahun. Selanjutnya berbagai motor trail mulai Yamaha DT200, HondaXLR250, Husqvarna WRE125, KTM250Exc-f, HondaXR650R, sampai KTM690SMC/R sudah pernah dirasakan kelebihan dan kekurangannya.

Kisah tentang evolusi yang dimulai dari menikmati sensasi motor trail, hingga mendapatkan ‘pencerahan’ di tahun 2008 setelah ‘melaknat’ KTM250Exc/f menjadi supermoto. Jalanan-lah yang mengajari untuk memahami motor hebat ini. Hingga mendapatkan keyakinan, dengan sedikit modifikasi supermoto bisa menjadi motor yang rasional penjelajah negeri ini.

Selanjutnya Begawan “Vandra” yang menjadi perwakilan media/blogger yang sudah mencicipi berbagai jenis motor, untuk naik ke mimbar dan menyampaikan ‘opini’ nya tentang supermoto. Saat itu juga disampaikan kekecewaannya kenapa beliau, maupun rekan-rekannya baru akhir-akhir ini bisa mengenal dan merasakan supermoto.

Awalnya beliau masih memandang sebelah-mata terhadap supermoto karena tidak secepat motor-balap, tidak setangguh trail, tidak segarang moge, dan tidak se-aristoktrat vespa. Bahkan tidak lebih imut imut dari matic sekalipun. Namun ketika sudah merasakan sendiri sensasi dan memahami fungsinya, beliau baru bisa menyadari superioritas supermoto ketika berada di lintasannya. Dibalik kesederhanan tersembunyi aura : ‘agresif dan keteguhan’ yang bisa membuat percaya diri penunggangnya.

Tampaknya jamaah begitu tersihir oleh khotbah para pungawa-pungawa motor tadi hingga lupa perut mereka sudah protes. Beruntung moderator segera mengingatkan bahwa hidangan santap siang sudah tersedia. Dan motor-motor untuk test-ride pun telah disiapkan oleh panitia di halaman parkir sekolah Kristen yang terletak disebelah tempat dakwah, untuk digunakan sebagai lintasan darurat.

Rasanya terharu melihat keharmonisan dan kerukunan ini.

SUPERMOTO GILIRAN

DS_5

Dakwah supermoto yang mengajak kepada kebaikan tampaknya sirna saat deretan motor seolah berlomba menebar pesonanya. Mulai dari Hyosung RX125SM, Soib 400SM, Honda XLR250, HondaCRF250, Honda CB500, Honda XR650R, KTM250Exc-f, KTM690SMC/R, Husqvarna250SM, Husqvarna610SM, sampai Gas-Gas250SM dengan pasrah menunggu ditunjuk untuk ditunggangi oleh jamaah, yang kini berebut  didepan meja sang ‘mami’ untuk mendaftar.

Segera saja para ‘ladyboy-escort’ yang bertugas membimbing  jamaah untuk mengenal supermoto disibukan oleh antusias jamaah yang sudah tidak kuat lagi menahan ‘nafsu’nya. Segera saja lintasan kotak dengan permukaan aspal sepanjang 80 meter dan selebar 20 meter, dilindas ban-ban supermoto.

Tampaknya faktor ‘safety ride’ tidak berlaku disini… ya jelas saja karena semua juga tau supermoto itu motor balap yang agresif. Selain itu toh tempat ini area privat sehingga Undang-Undang Lalu Lintas tidak berlaku. Yang penting cukup selamat saja, ..dan nikmati kemerdekaan penuh dengan supermoto.

SUPERMOTO RELIGION

DS_6

Setelah kenyang makan dan puas merasakan sensasi berbagai supermoto. Jamaah segera kembali ke ruangan untuk session tanya jawab tentang sensasi menunggangi supermoto. Diskusi berjalan dengan meriah meskipun tetap sejuk, dan untuk melayani keingin tahuan jamaah. Kini Murtader Arnaud dan Kyai Sis mesti dibantu Om Alex untuk menjawab dan menjelaskan pertanyaaan seputar supermoto.

Benar dakwah supermoto ini adalah tindak lanjut dakwah serupa yang dilakukan dengan media yang berbeda, yaitu lewat tulisan. Berjudul Jurnal Supermoto : Tepian Jawa dan Jurnal Supermoto 2 : Jalan Tengah Sumatera. Buku tersebut sengaja dibuat sedemikian rupa karena berusaha merangkum semua hal dan kejadian yang berkaitan dengan supermoto di negeri ini. Mulai dari sejarahnya, teknis, kesalah-pahaman, kekonyolan, hingga pencerahan yang didapat dari supermoto. Yang semua itu dibungkus dalam bingkai kecintaan terhadap negeri , dan dibumbui dengan sisi gelap laki-laki yang tidak terpisahkan dengan supermoto. Semua kejadian yang ditulis di kedua buku itu adalah benar-benar terjadi,  dan dirasakan serta dialami penulis maupun nara sumber utama. Yang karena suatu alasan estetika membuat nama tokoh, tempat dan waktu harus dimodifikasi atau diganti (serta sudah dikonfirmasikan kepada yang bersangkutan). Meskipun demikian semua bisa dipertanggung jawabkan dan dijelaskan secara dewasa.

TERSENYUMLAH BILA ADA REKAN-MU YANG BERDAKWAH UNTUK BERBUAT KEBAIKAN. KARENA DENGAN SENYUMAN ITU MENGHAPUS SEGALA RASA PENAT LAHIR DAN BATHIN DALAM MENYELENGGARAKAN KEGIATAN INI.

DS_7

Terima kasih kepada : semuanya !

By | 2017-04-27T04:06:37+00:00 April 17th, 2016|Categories: smog-news|Tags: |0 Comments

About the Author:

Leave A Comment