You are here:--Acara HUINDONESIA Sumbawa Island, May 18-21 2017

Acara HUINDONESIA Sumbawa Island, May 18-21 2017

Persiapan perjalanan sudah direncanakan 6 bulan sebelumnya, dari motor yang akan dipakai hingga para peserta yang akan berangkat, tetapi saat saat terakhir berubah para personil yang berangkat karena berbagai halangan, karena lamanya waktu yang harus disediakan untuk menuju Pulau Sumbawa. Seperti kita ketahui bahwa penyeberangan melalui kapal selain memakan waktu , juga menguras tenaga untuk antre masuk kapal hingga keluar kapal, belum lagi dikapal kita tidak bisa beristirahat.
Anggota SMOG yang akan berangkat dari Jakarta Pak Sis dengan KTM SMC690R, sedang Raka dari Semarang memakai HONDA XR650 dan Budi Ableh dengan Honda XLR 250, sedangkan dari Supermoto Rider Cilacap diwakili oleh Teddy dengan Kawasaki X250 yang baru dibeli dan Teddy dengan KLX150.
Anggota SMOG berkumpul dititik poin Banyuwangi, pada tanggal 16 Mei dan mulai perjalanan bersama sekitar pukul 11.00 , dengan rute penyeberangan Ketapang ke Gilimanuk dilanjutkan ke Singaraja karena ingin memilih jalan yang sepi dilanjut menuju ke Amed terus ke Amlapura menuju Padangbai. Dari Amed diketahui ban depan motor kurang angin setelah sampai di Amlapura baru kedapatan tukang ban untuk menambah angin. Tetapi setelah istirahat makan malam di Amlapura ban kurang angin lagi dan dikendarai terus hingga Padangbai karena sekitar jam 21.00 sudah tidak ada tukang ban yang buka. Ternyata di Padangbai waktu menunggu kapal, kita bersamaan dengan beberapa rombongan motor khusus tujuan HUIndonesia di Sumbawa, karena kita ketahui setelah sampai di Kencana Beach.

Pagi subuh sudah mendarat di Lembar, dan mencari tukang ban dipagi subuh dan ternyata, tubeless depan ada bocor dijari jari, tak jauh dari tukang ban terdapat Alfamart utk membeli Alteco, dan masalah ban teratasi. Karena kita penunggang Supermoto dengan bawaan yang minim, kita harus cerdas untuk mengatasi masalah dijalan dengan mendapatkan sesuatu yang mudah dibeli disekitar kita untuk menyelesaikan masalah. Karena meskipun telah disiapkan jauh hari, dijalan selalu ada halangan dimotor yang harus kita atasi.
Demikian pula dengan penginapan, waktu kita di Kapal , Pak Barkah dengan Vixion berdua bersama isteri dari Jakarta mengkawatirkan tentang penginapan, kita sampaikan bahwa masalah penginapan kita cari jalan keluarnya di Sumbawa Besar. Ternyata kitapun mendapat Hotel melati 2 kamar dan Pak Barkahpun memperoleh kamar ditempat lain.

Perjalanan team Supermoto Rider yang tergabung dalam SMOG dimulai tanggal 14 mei , tiga hari mendahului team pertama yang mulai berangkat menyeberang bali. Betul betul melakukan perjalanan turing panjang yang diakhiri finish kembali di Cilacap pada tanggal 24 Mei. Team Cilacap diwakili Tanjung dengan mengendarai Kawasaki X250 dan Teddy dengan menggunakan Kasakai KLX150 modif supermoto, perjalanan melewati selatan pulau Jawa dengan menginap di Malang diteruskan melewati Bromo dan menyeberang di Bali untuk beristirahat selama 2 hari. Tanggal 17 mei malam baru berangkat, sehingga kami bertemu pada tanggal 19 Mei di hotel yang sama.

Team pertama sampai di Venue Kencana Beach Pulau Sumbawa pada tanggal 18 Mei, dimana venue belum terlalu padat dengan kedatangan para petualang motor. Tujuan SMOG ke HUIndonesia Sumbawa Island 2017 ikut meramaikan acara temu petualang sedunia di Indonesia, Kebetulan kami bisa bertemu dengan Kang Jeffry Polnaja yang sudah terkenal sebagai petualang motor dunia untuk menyerahkan Buku perjalanan SMOG di Pulau Jawa dan Sumatera yaitu Buku Tepian Jawa dan Buku Jalan Tengah Sumatra, bahwa di Indonesia sudah terbit berbagai macam buku pengalaman berpetualang dengan motor terutama Motor Supermoto dengan keterbatasan dan kelebihannya. Buku pertama selain menuliskan perjalanan diberbagai bagian di Pulau Jawa juga mengenalkan apa itu motor Supermoto dan pengalaman dan kisah beberapa petualang dengan motornya. Sedang buku kedua JalanTengah Sumatra, selain menceritakan petualang dan kisah para pemotor dengan pengalamannya juga dimasukan pemahaman tentang Motor supermoto secara detail.

Team kedua berkesempatan juga berfoto dengan Kang Jeffry, saat setelah melakukan riding bersama di Pulau Sumbawa Besar.

Team pertama pada waktu mencari Kencana Beach berfikir, ada jalan dari Pelabuhan Laut Sumbawa Badas,ternyata Pelabuhan Laut Badas adalah pelabuhan umum untuk bongkar muat yang letaknya tidak terlalu jauh sekitar satu kilometer dari venue Kencana Beach. Kebetulan Pak Sis melihat tidak sengaja terdapat Kantor Bea Cukai Sumbawa di Badas, dan menyempatkan diri untuk mengunjungi teman temannya, kebetulan sedang ada persiapan rapat. Sehingga bisa bertemu dengan Kepala Kantor Bea Cukai Sumbawa dan Pejabat dari Kantor Wilayah Dit.Jen.Bea Cukai Bali, NTB dan NTT.

Pada tanggal 18 Mei Team pertama datang ke Venue, bertemu dengan Mas Andika, wartawan Otomotif yang pernah ikut turing bersama SMOG dengan rute Jakarta, Lampung, Liwa, Bengkulu, Muko muko, Padang dan Finish Bukit Tinggi sebagai Test drive KTM 200. Berlanjut dengan acara sesi foto bersama dengan Mas Billy dkk dan diteruskan dengan mencari kuliner makanan Taliwang. Warung Taliwang Mataram ternyata tidak jauh dari Hotel tempat menginap Team pertama, dan makan siang bisa kita nikmati dengan Ayam Taliwang beserta sambal dan sayuran lengkap serta ikan bakarnya dan tidak lupa berbagai jus dingin sebagai pelepas dahaga, karena cuaca di Pulau Sumbawa panas sekali.

Di hari kedua, Team pertama memutari Kota Sumbawa Besar dan berfoto didepan Kantor Bupati Sumbawa . Dimana event HUINDONESIA Sumbawa Island, May 18-21 2017 dengan misi sbb : HORIZON UNLIMITED Meetings hadir untuk siapapun yang mendambakan sebuah perjalanan petualangan di area yang belum pernah terjamah. Tak jadi masalah jika anda menggunakan sepeda motor, sepeda, ataupun kendaraan ekspedisi lainnya. Baik anda seorang petualang veteran yang senang berbagi pengalaman atau bahkan seorang pemula, bergabunglah dengan kami untuk memperoleh waktu dan kesempatan terbaik, serta saling bertukar ceritera dengan mereka yang pernah dan ingin bertualang kembali. Dan Acara ini didukung oleh Bupati Sumbawa Bp. H.M. HUSNI DJIBRIL, B.Sc dan Wakil Bupati Bp. Drs. H. MAHMUD ABDULLAH. Sangat terasa suasana acara di kota ini didukung oleh Pemerintahan Kabupaten Sumbawa. Apalagi bila Pemerintah Daerah bisa memberikan fasilitas Mes Pemda untuk menampung para peserta yang tidak dapat tempat menginap, semoga….

Team kedua ternyata melakukan perjalan sendiri, bersantai menikmati alam Sumbawa, mampir di Pulau Kenawa yang dekat dengan pelabuhan Pototano untuk menatap indahnya alam Sumbawa dan dilanjutkan perjalanan pulang menuju Pulau Bali untuk beristirahat disana dua hari dan dilanjutkan pulang ke Cilacap pada tanggal 23 Mei.

Team pertama meninggalkan kota Sumbawa besar pada tanggal 20 Mei karena mengejar waktu untuk kepentingan yang lain. Perjalanan yang paling melelahkan pada waktu penyeberangan ke Padangbai, bersamaan malam sabtu dan akan memasuki bulan Ramadhan, kapal diisi full dengan truk truk besar diparkir rapat, sehingga orang berjalanpun susah hingga motor masuk terakhir dan disusun rapat sekali di ram door kapal . Belum lagi suasana ruang penumpang yang penuh, karena motor masuk terakhir sehingga para pemotor hanya bisa istirahat didek luar. Setiba di Pulau Bali pada waktu subuh, Raka mengusulkan untuk beristirahat di Bali dan mendapatkan penginapan yang bersih dan nyaman yang biasa digunakan Raka di Bali sehingga siang hari, kami melanjutkan perjalanan, sampai di Banyuwangi malam hari, kita beristirahat dan besoknya kita terpecah, Pak Sis menuju Surabaya langsung ke Jakarta dengan pesawat karena kepentingan yang mendesak. Sedangkan Raka dengan Honda XR650 dan Budi Ableh dengan XLR250 menuju Semarang dengan rute Bromo, Malang, Kediri, Salatiga, finish Semarang tgl 22 Mei.
Dalam melakukan rencana turing jauh jauh hari telah dipersiapkan tentang rencana dan motor yang digunakan, biasanya saat saat terakhir ada keperluan lain yang mendesak atau kendala motor yang akan digunakan, semua bisa teratasi apabila kita mempunyai tekad yang kuat untuk melakukan perjalanan jauh.

Pengalaman turing dengan mengendarai motor jarak jauh, selalu memberikan sensasi sendiri, pengalaman inilah yang menjadi candu untuk melakukan perjalanan motor jarak jauh kembali, kesulitan, kelelahan, kepanasan merupakan moment yang indah untuk selalu dikenang.

By | 2017-06-03T01:10:08+00:00 June 3rd, 2017|Categories: smog-news|Tags: , , |0 Comments

About the Author:

Leave A Comment